Manfaat Kentang, Si Sumber Karbohidrat Pengganti Nasi

2 June 2021

Kentang merupakan salah satu sumber karbohidrat tinggi, sama seperti nasi. Jenis umbi-umbian yang memiliki nama latin Solanum tuberosum ini rasanya lezat.

Selain rasanya lezat, kentang juga kaya nutrisi yang penting bagi kesehatan. Kentang memiliki kandungan vitamin A, B-kompleks, C, hingga asam folat. Jenis sayuran ini juga memiliki senyawa solanin yang dikenal sebagai obat penenang, anti kejang dan anti jamur.

Namun, sebaiknya kentang dikonsumsi dengan cara direbus atau dipanggang, bukan digoreng. Bahkan, kalau bisa kentang tidak dicampur dengan bumbu gurih yang mengandung MSG, karena tidak baik bagi kesehatan.

Berikut adalah manfaat kentang bagi kesehatan:

Membentuk Tubuh Ideal dan Menghindari Obesitas
Seperti yang telah dijelaskan di atas, kentang dapat menurunkan berat badan seseorang yang sedang menjalani program diet. Tetapi hindari mengolahnya dengan mentega, garam, micin ataupun minyak goreng. Kentang mengandung vitamin, mineral dan zat-zat baik lainnya untuk pertahanan tubuh dalam melawan penyakit dan berperan pada kesehatan secara keseluruhan, termasuk mencegah obesitas. Sayur yang dijuluki Potato ini memiliki serat pangan yang berfungsi sebagai pengganjal, sehingga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Di sisi lain, kentang dapat melancarkan pencernaan.

Menjaga Kesehatan Jantung
Dari semua nutrisi yang telah disebutkan, kentang juga rendah kolesterol, baik untuk menjaga kesehatan jantung. Kandungan serat dalam kentang dapat membantu menurunkan kolesterol dalam darah, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Sebuah hasil penelitian dari National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES), menyebutkan kandungan kalium dalam kentang dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung.

Mencegah Kanker
Kentang mengandung folat yang berperan dalam sinesis dan perbaikan DNA, sehingga mencegah berbagai jenis sel kanker. Asupan dari sayuran seperti kentang dipercaya dapan mencegah kenker kolorektal. Vitamin C dan quercetin kentang juga berfungsi sebagai antioksidan, melindungi sel terhadap kerusakan akibat radikan bebas.

Mengobati Diabetes dan Cegah Tekanan Darah Tinggi
Kebanyakan pasien diabetes disarankan dokter untuk mengonsumsi kentang sebagai pengganti nasi. Hal itu dikarenakan kentang dapat menurunkan penyakit diabetes atau mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Kandungan pati dalam kentang akan meningkatkan kontrol gula darah. Untuk menurunkan diabetes, simpan kentang rebus di lemari es selama satu malam, dan konsumsi keesokan harinya dalam keadaan dingin. Selain itu, asuan natrium rendah yang terdapat dalam kentang sangat penting untuk menjaga tekanan darah. Sementara kalium mendorong vasodilatasi atau peleberan pembuluh darah.

Baik untuk Otot dan Otak
Kentang mengandung kolin, yaitu nutrisi penting dan serbaguna. Kandungan tersebut dapat membantu gerakan otot, menstabilkan hati, dan meningkatkan daya ingat otak. Satu kentang berukuran besar mengandung 57 miligram kolin.Pada dasarnya, tubuh pria dewasa membutuhkan sebanyak 550 miligram kolin, dan wanita membutuhkan 425 miligram kolin per hari. Kolin juga membantu untuk mempertahankan struktur membran sel, mentransmisikan impuls saraf, penyerapan lemak, dan perkembangan otak pada anak.

Menjaga kesehatan pencernaan
Manfaat kentang untuk kesehatan lainnya yakni menjaga kesehatan pencernaan. Tak hanya mengontrol gula darah, pati resisten yang terdapat dalam kentang juga dapat melancarkan pencernaan. Saat mencapai usus besar, pati resisten menjadi makanan bagi bakteri baik di usus besar. Bakteri ini mengubah pati resisten menjadi asam lemak rantai pendek butirat. Penelitian menunjukkan, butirat dapat mengurangi peradangan di suus besar, memperkuat usus besar, mengurangi risiko kanker usus besar, dan membantu mengatasi radang usus.