Tips sehat memilih dan mengolah daging

Tips sehat memilih dan mengolah daging

7 September 2015

1. Perhatikan Warna Daging

Daging yang segar dan berkualitas tentu berbeda dengan daging yang sudah busuk. Cara paling mudah untuk mengetahui kualitas daging adalah dari warnanya.Daging  yang masih fresh berwarna merah dan segar. Selain itu warna daging juga tidak pucat dan tidak kotor.

2. Tekstur Daging

Daging sapi yang segar memiliki tekstur yang terasa kenyal. Tekanlah sedikit daging tersebut, jika kembali ke posisi semula berarti daging tersebut masih baru dan segar.Hal ini berbeda dari daging yang busuk dimana daging tersebut akan terasa lembek ketika ditekan.

3. Bau / Aroma

Daging yang segar memiliki aroma yang segar pula atau dengan kata lain memiliki bau khas. Sementara itu daging yang busuk akan menimbulkan bau busuk atau asam.

4. Tidak Berair

Jika Anda membeli daging mungkin Anda sering melihat cairan berwarna merah mirip darah. Cairan itu bukanlah darah melainkan “sari” dari daging tersebut. Cobalah untuk membeli daging yang tidak berair, karena jika berarir maka daging tersebut sudah berada cukup lama berada di udara bebas. (sumber: bbptusapiperah.ditjennak.pertanian.go.id)

 

  • Untuk membuat daging steak sampai daging empal, Anda bisa memotong dengan cara bervariasi dari daging fillet. Kalau dilihat tampilannya memang agak mirip tapi kalau ditilik lebih dalam, tekstur dan lemaknya yang berbeda. Jadi pastikan Anda memilih dengan benar.
  • Biasanya bagian dalam daging digunakan untuk steak karena sedikit lemak. Kalau untuk bagian lainnya, disesuaikan dengan selera resep hidangan.
  • Ada dua jenis daging, yakni daging segar dan beku. Simpan daging dengan temperatur rendah supaya penyimpanannya lebih lama.
  • Suhu ideal untuk menyimpan daging segar adalah 3°- 4° C maksimal untuk jangka waktu 2-4 hari. Untuk menyimpan lebih dari 6 bulan diperlukan suhu beku -18°C atau lebih rendah lagi.
  • Daging cincang harus digunakan dalam jangka waktu 24 jam untuk memastikan kualitas & rasa yang terbaik.
  • Sebelum dimasak, daging direbus untuk menghilangkan organisme jahat bagi tubuh. Jika ingin mengetahui segar atau tidak, penambahan waktu memasak dapat dilakukan dengan resiko daging menjadi kering dan alot.
  • Pilihan memasak daging ada dua cara yakni cara cepat dengan menggunakan api panas dan cara lambat dengan api sedang. Membakar steak diatas bara atau menumis fillet diwajan panas akan mempertahankan rasa dan tekstur yang tetap empuk. Dan untuk mendapat daging kualitas medium (atau memiliki banyak tulang) harus dimasak dengan api sedang dan lama.
  • Jangan pernah mencuci daging dengan air tapi gunakan kertas penyerap (paper napkin) untuk mengurangi cairan berlebih. (sumber: www.infojajan.com)
Follow & Share :

INFO LAINNYA