Memilih Kue yang Sehat untuk Keluarga

1 February 2015

JENIS KUE YANG SEHAT

Secara umum, ada beberapa jenis kue yang sering ditemui, yaitu kue basah, kue bolu, kue kukus dan kue lapis. Kue yang sehat adalah kue yang proses pembuatannya dengan cara dikukus. Karena dengan dikukus, biasanya kue tersebut tidak menggunakan bahan pengawet, hanya dapat bertahan singkat dan tidak mengandung minyak yang tentunya memberikan keuntungan tersendiri bagi kesehatan.

Selain proses pembuatannya, bahan yang digunakan juga berpengaruh terhadap kesehatan. Untuk membuat cake sehat, bahan yang digunakan juga setidaknya tidak menggunakan gula terlalu banyak dan jika menggunakan pengembang, gunakan pengembang alami dari telur.

 

MEMBUAT KUE & CAMILAN YANG SEHAT UNTUK ANAK-ANAK

Bukalah resep untuk mulai membuat aneka sajian sehat yang rasanya akan disenangi anak-anak. Misalnya, jika SIS tidak terlalu mahir membuat kue yang harus dipanggang di dalam oven, bisa memilih untuk membuat salad buah potong yang dicampur dengan agar-agar atau jeli warna-warni sesuai kesukaan anak-anak, yang juga dipotong-potong.  Akan lebih baik lagi jika disajikan dengan siraman yoghurt rasa buah dan sedikit susu kental manis atau 1-2 skup es krim.

Atau ambillah 1-2 lembar roti tawar, kemudian olesi atasnya dengan krim atau selai kesukaan si kecil. Agar tampilan roti jadi berbeda, beri atasnya potongan buah seperti stroberi, leci, ceri, blueberry, dan lainnya. Taburi atasnya dengan cokelat meses warna-warni dan parutan keju, atau beri 1 skup es krim dan siram dengan sirup atau susu kental manis.

Bagi SIS yang mau mencoba lebih ahli dalam membuat kue, pie dengan topping  aneka buah-buahan bisa menjadi pilihan tepat untuk anak-anak agar mereka bisa merasa kenyang dengan makanan sehat dan lezat buatan ibunya

 

TIPS MEMILIH KUE JAJANAN YANG SEHAT

Agar terhindar dari jajanan kue yang tidak sehat, lakukanlah hal berikut:

  • Cium aromanya, bau apek atau tengik pertanda makanan tersebut sudah rusak atau terkontaminasi oleh mikroorganisme.
  • Amati komposisinya. Bacalah dengan teliti, adakah kandungan bahan-bahan makanan tambahan berbahaya.
  • Perhatikan kualitasnya. Apakah masih segar atau sudah berjamur yang bisa menyebabkan keracunan. Makanan yang sudah berjamur menandakan proses tidak berjalan dengan baik atau sudah kadaluarsa.
  • Terdaftar di BPOM. Bila hendak membeli makanan impor, usahakan produknya telah terdaftar di BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), yang bisa dicermati dalam label yang tertera di kemasannya.

 

Follow & Share :

INFO LAINNYA