Tips mengolah dan menkonsumsi makanan organik

Tips mengolah dan menkonsumsi makanan organik

13 October 2015

  • Kenali sumber bahan pangan
  • Beberapa sumber pangan kerap kali terpapar berbagai sumber penyakit. Terkadang air yang digunakan untuk membersihkan bahan pangan juga terpapar kuman.
  • Mengetahui dengan pasti dari mana sumber air dan bahan pangan akan lebih aman bagi keluarga. Kita juga bisa membuat pilihan jika air dan pangan yang akan diskonsumsi ternyata tidak aman.
  • Cuci tangan, alat masak dan bahan makanan
  • Bakteri dapat berkembang di mana saja. Membersihkan bahan pangan tidak cukup untuk menyingkirkan kuman penyebab penyakit ini. Proses pengolahan juga harus diawasi.
  • Sebaiknya, pastikan dapur dan seluruh alat masak dalam kondis yang bersih. Hal yang sama sebaiknya juga dilakukan pada tangan sebelum memasak ataupun menyantap hidangan.
  • Pemisahan bahan makanan
  • Pemisahan bahan pangan dapat mencegah terjadinya kontaminasi. Sebaiknya pisahkan pangan berbahan sayuran ,buah atau hewani, misal seafood, daging, telur, ikan, atau unggas dari bahan ketika belanja atau memasak.
  • Gunakan papan potong dan alat lain yang beda untuk pangan hewani dan non-hewani.
  • Proses memasak
  • Proses pengolahan makanan yang baik akan mencegah masuknya bakteri penyebab penyakit ke dalam tubuh. Proses memasak sebaiknya didasarkan pada waktu dan suhu.
  • Jangan hanya mengandalkan mata untuk menentukan matang tidaknya makanan. Apabila memungkinkan, gunakan termometer atau alat pengukur suhu memastikan apakah makanan sudah dimasak pada suhu yang ditentukan.
  • Hindari pula konsumsi  makanan yang tidak dimasak tuntas, terutama jenis makanan sepert  daging atau  telur . Hal ini hanya mengundang bakteri untuk masuk dan bersarang dalam tubuh.
  • Pendinginan
  • Pendinginan bahan pangan akan memperlambat pertumbuhan bakteri. Pastikan suhu penyimpanan tidak sekedar bersuhu ruang (24°C), atau hangat.
  • Suhu tersebut tidak akan membuat bakteri memperlambat pertumbuhannya.
  • Tips mengolah makanan sehat terakhir sebaiknya, dinginkan bahan pangan hewani dan nabati yang mudah rusak selama dua jam, atau merendamnya dalam air yang sangat panas (100°C) bila belum akan segera dimasak. (sumber : www.manfaatku.com)

 

Langkah-langkah yang mungkin bisa diambil untuk mengkonsumsi makanan organik  adalah :

  • Aturlah jam makan anda sejak saat ini.

Jadi anda memang makan pada jam-jam tertentu yang sudah anda atur sebelumnya. Misalnya anda mengatur jam makan anda adalah 3 kali sehari dengan jam yang sudah ditentukan. Maka anda harus makan hanya pada jam yang sudah anda tentukan tadi. Ini bertujuan untuk menghindari makan makanan yang tidak perlu di jam-jam yang lain yang bisa menyebabkan obesitas.

  • Makanlah sayur , buah-buahan segar dan produk organik lainnya

Untuk mengimbangi nutrisi yang anda konsumsi, tentunya anda harus mengkonsumsi berbagai macam mineral dan juga vitamin yang ada dalam buah dan sayur. Selain itu, buah dan sayur kaya akan serat yang baik sekali untuk pencernaan. Selain itu buah dan sayur juga mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas di tubuh.

  • Hindari makanan yang mengandung lemak tinggi.

Sangat penting untuk menghindari makanan yang berlemak tinggi seperti contohnya adalah gorengan, daging berlemak, kulit ayam dan juga makanan yang bersantan. Makanan yang mengandung lemak tinggi dapat menyebabkan penumpukkan kolesterol dalam darah yang bisa menyumbat aliran darah. Oleh sebab itu, sebaiknya anda mulai mengurangi bahkan menghindari makanan yang berlemak tinggi.

  • Makan karbohidrat secukupnya saja.

Karbohidrat merupakan sumber energi bagi tubuh. Karbohidarat akan di ubah menjadi glukosa dalam tubuh yang bisa menghasilkan energi. Namun jika glukosa ini berlebihan bisa menyebabkan berbagai macam masalah seperti obesitas dan juga kencing manis. Untuk menghindari hal ini. Sangat penting untuk mengendalikan konsumsi karbohidrat. (sumber : www.saransehat.com)

Follow & Share :

INFO LAINNYA