Tips Memilih dan Mengolah Sayuran

Tips Memilih dan Mengolah Sayuran

13 April 2015

Tips memilih sayuran yang segar (layak dikonsumsi) adalah dengan memperhatikan ciri sayur tersebut:

  • Perhatikan warnanya, pilihlah warna yang terlihat masih cerah, alias tidak kusam. Jangan pilih sayuran hijau yang sudah menguning dan layu.
  • Untuk sayuran berbentuk daun, perhatikan bentuknya, dalam artian bentuk disini adalah dengan melihat tekstur dan kesempurnaan fisik, pilihlah sayuran yang tidak robek dan kusut. Namun, jika sayuran tersebut cacat karena termakan ulat, maka hal tersebut tidak jadi masalah karena diyakini sayuran tersebut tidak mengandung pestisida yang berlebihan.Sedangkan untuk umbi-umbian maka yang perlu anda perhatikan adalah teksturnya yang masih keras atau tidak gembur atau lonyot. Pilihlah umbi-umbian yang masih kesat atau tidak berlendir.
  • Jika memungkinkan, pilih sayuran hidroponik. Cirinya, memiliki akar yang panjang. Pada umumnya tanaman ini dipelihara dalam rumah kaca tertutup sehingga jarang terserang hama, yang berarti akan sanagt kecil kemungkinan dalam penggunaan pestisida.
  • Perhatikan secara cermat, jangan pilih sayuran dengan bercak putih, karena dimungkinkan bercak tersebut adalah bekas penyemprotan pestisida yang sudah mengering dan menempel pada sayuran. (sumber: maheswaricatering.com)

Tips mengolah sayuran:

  • Sayuran akan lebihbersih terhindar kuman dan kotoran, jika direndam dalam air yang telah dibubuhi garam. Diamkan sekitar 10 menit, angkat kemudian cuci kembali dengan air mengalir hingga benar-benar bersih.
  • Sayuran akan tetap hijau, segar, dan renyah jika dicuci dengan air dingin. Kemudian dikeringkan dengan lap sampai kering. Masukkan dalam kantong pelastik dan simpan didalam kulkas.
  • Agar kesegaran sayurbertahan lebih lama, sebelum disimpan dikulkas. Sebaiknya masukkan spons atau busa bersih yang bertugas menyerap kelebihan air yang akan menyebabkan sayuran membusuk.
  • Keliru jika menyangka sayuran mentah mengandung lebih banyak nutrisi dan antioksidan. Sebuah penelitian di Eropa menunjukan zat antioksidan yang dikandung sayuran yang dimasak, diiris atau dilumatkan lebih banyak dan mudah diserap tubuh ketimbang sayuran yang masih mentah. Namun,
  • Vitamin C mudah larut dalam air dan peka terhadap panas. Sebab itu masaklah sayuran sesingkat mungkin, karena akan mengurangi kandungan nutrisinya. Cara terbaik, kukus sayuran tidak lebih dari tujuh menit. Bila direbus, masukkan sayuran saat air sudah mendidih.
  • Agar sayuran matang tetap terlihat segar, didihkan air yang telahhditambahkan garam dan gula pasir. Kemudian masukkan potongan sayuran. Biarkan mendidih dan setengah lunak, angkat. Masukkan sayuran dalam air es, biarkan hingga sayuran dingin, tiriskan. Cara ini akan menghentikan proses pemasakan, sehingga sayuran akan terlihat tetap hijau dan tidak terlalu ‘matang’(sumber: resephalal.blogspot.com)
Follow & Share :

INFO LAINNYA