Login Form

Lupa Password?
Logo Super Indo

Super Sehat Dengan Kacang-kacangan

 

Kacang merupakan sumber energi yang baik bagi tubuh karena mengandung beragam nutrisi penting seperti protein, vitamin, mineral dan lemak sehat. Berbagai jenis kacang-kacangan bisa dipilih sebagai camilan sehat untuk dikonsumsi sehari-hari. Bahkan, laporan terbaru dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa orang dewasa yang memasukkan kacang ke dalam menu harian mereka, mengalami dampak yang positif terhadap penurunan berat badan serta perubahan ukuran lingkar pinggang mereka.

 

1. Kacang Kapri

Kacang kapri memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Diantaranya, kandungan vitamin K yang ada dalam kacang kapri dapat membantu menjaga tulang serta mebuat tulang lebih kuat. Kandungan vitamin C berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta mencegah kerusakan DNA.  Kandungan Zat Besi yang dimiliki berfungsi untuk membentuk sel darah merah sehingga mampu mencegah terjadinya anemia. Selain itu, kacang kapri juga mengandung beta karoten yang berguna sebagai antioksidan yang berfungsi sebagai pencegah sel kanker. Tidak hanya itu, kacang kapri juga dapat membantu menurunkan berat badan untuk mereka yang menjalani program diet karena kapri memiliki kadar kalori yang sedikit.

2. Kacang Mete

Kacang mete memiliki lebih dari dua kali lipat zat besi dari 1 ons daging sapi. Kacang ini juga menyediakan 38 persen tembaga untuk kebutuhan harian tubuh Anda. Jika kekurangan tembaga, maka akan berisiko mengalami anemia, osteoporosis dan arthritis. Risiko lainnya adalah meningkatnya kadar kolesterol dan tubuh menjadi lebih mudah terkena infeksi. Kacang mete juga merupakan sumber zat seng, dimana zat ini memainkan peran penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, seng juga dapat membantu penyembuhan luka. Kacang mete memiliki lebih sedikit lemak per porsi dari hampir semua kacang yang lain.

3. Kacang Lentil

Kacang Lentil merupakan jenis kacang yang bebas dari kolesterol dan makanan yang direkomendasikan dalam diet anak-anak. Kacang ini juga memiliki Manfaat bagi kesehatan pencernaan, karena tidak ada kutikula yang meliputinya, sehingga sangat mudah dicerna dan tidak menyebabkan gangguan masalah usus. Setiap 100 gram Kacang lentil memiliki asupan 298 kalori.

4. Walnut

Walnut atau sejenis kacang kenari ini adalah camilan sehat yang lezat dan populer di dunia. Walnut mempunyai kadar asam lemak omega-3 yang tinggi. Beragam penelitian menunjukkan bahwa walnut memainkan peranan penting dalam mengontrol diabetes, pra-diabetes dan sindrom metabolik. Kacang ini juga merupakan sumber magnesium dan fosfor. Beberapa peneliti mengklaim bahwa walnut merupakan makanan penting yang dapat melawan penurunan daya tahan tubuh terkait usia.

5. Kacang Hijau

Kacang hijau mengandung protein yang tinggi serta mineral seperti fosfor dan kalsium. Selain itu, kacang hijau juga memiliki kandungan gizi, seperti: serat yang tinggi, Vitamin B, C. serat memiliki manfaat untuk membuat sistem pencernaan yang ada dalam tubuh bekerja lebih efektif, sehingga kinerja Usus/pencernaan akan lebih ringan jika mengkonsumsi kacang hijau.

6. Kacang Tanah

Kacang tanah mengandung jumlah folat yang tinggi, vitamin yang memainkan banyak peran dalam tubuh, termasuk membantu membentuk materi genetik di semua sel dan memungkinkan pembentukan sel darah merah. Peran paling penting dari folat adalah mencegah cacat tabung saraf pada bayi yang baru lahir. Kacang tanah juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan berpotensi mencegah diabetes tipe 2.

7. Kacang Kedelai

Kacang kedelai yang dimaksud di sini adalah kacang kedelai utuh yang telah direndam dalam air, dikeringkan dan dipanggang atau dibakar sampai kering. Kacang kedelai mengandung banyak protein, yakni 11 gram per porsi. Kacang ini juga memiliki kandungan lemak yang rendah setiap porsinya, dan menyediakan sumber vitamin K yang tinggi, dimana vitamin ini berperan penting terhadap penyerapan kalsium.

8. Kacang Polong

Kacang polong merupakan sumber protein nabati, Vitamin A, B-1, B-6, C dan K serta dikemas dengan antioksidan. Alhasil, dapat membantu untuk melawan penuaan. Dengan kandungan vitamin K yang dimilikinya, kacang polong bisa meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan risiko seseorang terkena stroke. Selain itu, kacang polong juga merupakan sumber zat besi yang baik. Jadi jika Anda menderita anemia, masukanlah sayuran ini dalam pola makan harian.

9. Kacang Merah

Kacang merah banyak mengandung protein, lemak, natrium, serat, vitamin B1, vitamin B2, asam folat dan mineral. Kandungan vitamin B1 mampu mencegah beri-beri serta menjaga metabolisme dan fungsi saraf. Kandungan protein nabatinya mampu mecegah tumbuhnya sel kanker pada usus besar. Sedangkan kandungan zat besi dan tembaga yang ada dalam kacang merah mampu mencegah anemia serta membantu pembentukan berbagai enzim penting dalam tubuh. Oleh karena itu, kacang merah sangat bermanfaat bagi tubuh serta sangat dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin.

10. Kacang Almond

Kacang almond mengandung protein yang cukup tinggi. Seporsi kacang almond kaya akan vitamin E, riboflavin, niasin dan kalsium. Kacang almond dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Beragam penelitian menunjukkan bahwa almond merupakan makanan prebiotik yang hebat dan  bermanfaat bagi sistem pencernaan.

Sumber : Artikel Kesehatan | via NewsMaxHealth 

 

  1. Membantu meningkatkan kesuburan
  2. Menjaga kadar gula dalam darah
  3. Mencegah batu empedu
  4. Mengurangi depresi
  5. Meningkatkan daya ingat pada otak
  6. Menjaga tingkat kolesterol dalam darah
  7. Menurunkan risiko penyakit jantung
  8. Meningkatkan daya tahan tubuh
  9. Perlindungan dari penyakit kanker
  10. Menurunkan berat badan

 

  1. Cuci bersih dalam air mengalir sampai semua kotoran hilang lalu tiriskan
  2. Untuk kacang yang sudah dalam keadaan kering, rendam dalam air selama 8 jam, bilas dengan air bersih lalu tiriskan sebelum dimasak.
  3. Tips mengurangi busa pada saat memasak kacang dapat dilakukan dengan menambahkan satu sendok makan mentega atau minyak.
  4. Didihkan kacang dengan lembut sehingga kulit kacang tidak pecah saat dimasak.
  5. Untuk membuat kacang tetap lembut, cobalah menambahkan garam setelah kacang dimasak.
  6. Untuk menambah rasa, tambahkan thyme, bawang putih, atau peterseli saat dimasak.

 

1. Merendam kacang sebelum dimasak.

Kacang yang akan dimasak perlu direndam dalam air dengan suhu ruang. Sebelum direndam, pilih kacang yang bersih. Merendam kacang bisa dilakukan dengan beberapa metode, tergantung berapa lama waktu yang dipunya untuk memasaknya:

  • Rendaman ringan: Rendam 0,5 kg kacang kering dengan 10 cangkir air dalam panci. Tutup dan dinginkan dalam lemari es semalaman selama 6-8 jam.
  • Rendaman panas: Didihkan 10 cangkir air dalam panci. Masukkan 0,5 kg kacang kering. Angkat lalu tutup rapat lalu diamkan dalam suhu ruang selama 2-3 jam.
  • Rendaman cepat: Didihkan 10 cangkir air dalam panci. Masukkan 0,5 kg kacang kering dan biarkan selama 2-3 menit. Angkat dan tutup rapat panci berisi kacang, diamkan selama 1 jam dalam suhu ruang.
  • Rendaman bebas gas: Masukkan 0,5 kg kacang kering ke dalam panci berisi 10 cangkir air mendidih. Didihkan selama 2-3 menit. Angkat, tutup dan diamkan semalaman. Esok harinya, 75-90 persen gula yang tak dapat dicerna, yang menghasilkan gas, akan terendam dalam air.

2.       Memasak Kacang

Setelah merendam kacang, bilas kacang dan masukkan dalam panci. Tutup panci dengan air tiga kali lebih banyak dari jumlah kacang yang akan dimasak. Masukkan bumbu yang diinginkan, lalu didihkan. Kecilkan api sambil panaskan perlahan, buka tutup panci dan aduk berkala hingga kacang melunak. Waktu memasak tergantung tipe kacang, tapi sebaiknya periksa masakan setelah 45 menit. Pastikan kacang terendam air saat dimasak, jika tidak tambahkan lagi air panas.

3.       Menikmati kacang

Tambahkan kacang dalam sup, salad atau sebagai taburan. Menjadikan kacang sebagai camilan lebih menyehatkan daripada mengudap keripik atau biskuit.

 

(untuk melihat resep lengkap, KLIK judul resep atau gambar menu)

1. BROWNIS KUKUS KACANG HIJAU

 

2. CAKE KUKUS KACANG HIJAU & KEJU

 

3. DAGING KACANG MERAH

 

4. SALAD KACANG MERAH

 

5. SALAD CUMI SAYURAN SAUS KACANG

 

6. PUDING ROTI ALMOND APEL

 

Follow kami di google+ dan dapatkan voucher belanja GRATIS bagi Anda yang beruntung setiap minggu nya

 

Preview

Super Sehat Dengan Kacang-kacangan

 

Kacang merupakan sumber energi yang baik bagi tubuh karena mengandung beragam nutrisi penting seperti protein, vitamin, mineral dan lemak sehat. Berbagai jenis kacang-kacangan bisa dipilih sebagai camilan sehat untuk dikonsumsi sehari-hari. Bahkan, laporan terbaru dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa orang dewasa yang memasukkan kacang ke dalam menu harian mereka, mengalami dampak yang positif terhadap penurunan berat badan serta perubahan ukuran lingkar pinggang mereka.

 

1. Kacang Kapri

Kacang kapri memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Diantaranya, kandungan vitamin K yang ada dalam kacang kapri dapat membantu menjaga tulang serta mebuat tulang lebih kuat. Kandungan vitamin C berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta mencegah kerusakan DNA.  Kandungan Zat Besi yang dimiliki berfungsi untuk membentuk sel darah merah sehingga mampu mencegah terjadinya anemia. Selain itu, kacang kapri juga mengandung beta karoten yang berguna sebagai antioksidan yang berfungsi sebagai pencegah sel kanker. Tidak hanya itu, kacang kapri juga dapat membantu menurunkan berat badan untuk mereka yang menjalani program diet karena kapri memiliki kadar kalori yang sedikit.

2. Kacang Mete

Kacang mete memiliki lebih dari dua kali lipat zat besi dari 1 ons daging sapi. Kacang ini juga menyediakan 38 persen tembaga untuk kebutuhan harian tubuh Anda. Jika kekurangan tembaga, maka akan berisiko mengalami anemia, osteoporosis dan arthritis. Risiko lainnya adalah meningkatnya kadar kolesterol dan tubuh menjadi lebih mudah terkena infeksi. Kacang mete juga merupakan sumber zat seng, dimana zat ini memainkan peran penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, seng juga dapat membantu penyembuhan luka. Kacang mete memiliki lebih sedikit lemak per porsi dari hampir semua kacang yang lain.

3. Kacang Lentil

Kacang Lentil merupakan jenis kacang yang bebas dari kolesterol dan makanan yang direkomendasikan dalam diet anak-anak. Kacang ini juga memiliki Manfaat bagi kesehatan pencernaan, karena tidak ada kutikula yang meliputinya, sehingga sangat mudah dicerna dan tidak menyebabkan gangguan masalah usus. Setiap 100 gram Kacang lentil memiliki asupan 298 kalori.

4. Walnut

Walnut atau sejenis kacang kenari ini adalah camilan sehat yang lezat dan populer di dunia. Walnut mempunyai kadar asam lemak omega-3 yang tinggi. Beragam penelitian menunjukkan bahwa walnut memainkan peranan penting dalam mengontrol diabetes, pra-diabetes dan sindrom metabolik. Kacang ini juga merupakan sumber magnesium dan fosfor. Beberapa peneliti mengklaim bahwa walnut merupakan makanan penting yang dapat melawan penurunan daya tahan tubuh terkait usia.

5. Kacang Hijau

Kacang hijau mengandung protein yang tinggi serta mineral seperti fosfor dan kalsium. Selain itu, kacang hijau juga memiliki kandungan gizi, seperti: serat yang tinggi, Vitamin B, C. serat memiliki manfaat untuk membuat sistem pencernaan yang ada dalam tubuh bekerja lebih efektif, sehingga kinerja Usus/pencernaan akan lebih ringan jika mengkonsumsi kacang hijau.

6. Kacang Tanah

Kacang tanah mengandung jumlah folat yang tinggi, vitamin yang memainkan banyak peran dalam tubuh, termasuk membantu membentuk materi genetik di semua sel dan memungkinkan pembentukan sel darah merah. Peran paling penting dari folat adalah mencegah cacat tabung saraf pada bayi yang baru lahir. Kacang tanah juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan berpotensi mencegah diabetes tipe 2.

7. Kacang Kedelai

Kacang kedelai yang dimaksud di sini adalah kacang kedelai utuh yang telah direndam dalam air, dikeringkan dan dipanggang atau dibakar sampai kering. Kacang kedelai mengandung banyak protein, yakni 11 gram per porsi. Kacang ini juga memiliki kandungan lemak yang rendah setiap porsinya, dan menyediakan sumber vitamin K yang tinggi, dimana vitamin ini berperan penting terhadap penyerapan kalsium.

8. Kacang Polong

Kacang polong merupakan sumber protein nabati, Vitamin A, B-1, B-6, C dan K serta dikemas dengan antioksidan. Alhasil, dapat membantu untuk melawan penuaan. Dengan kandungan vitamin K yang dimilikinya, kacang polong bisa meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan risiko seseorang terkena stroke. Selain itu, kacang polong juga merupakan sumber zat besi yang baik. Jadi jika Anda menderita anemia, masukanlah sayuran ini dalam pola makan harian.

9. Kacang Merah

Kacang merah banyak mengandung protein, lemak, natrium, serat, vitamin B1, vitamin B2, asam folat dan mineral. Kandungan vitamin B1 mampu mencegah beri-beri serta menjaga metabolisme dan fungsi saraf. Kandungan protein nabatinya mampu mecegah tumbuhnya sel kanker pada usus besar. Sedangkan kandungan zat besi dan tembaga yang ada dalam kacang merah mampu mencegah anemia serta membantu pembentukan berbagai enzim penting dalam tubuh. Oleh karena itu, kacang merah sangat bermanfaat bagi tubuh serta sangat dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin.

10. Kacang Almond

Kacang almond mengandung protein yang cukup tinggi. Seporsi kacang almond kaya akan vitamin E, riboflavin, niasin dan kalsium. Kacang almond dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Beragam penelitian menunjukkan bahwa almond merupakan makanan prebiotik yang hebat dan  bermanfaat bagi sistem pencernaan.

Sumber : Artikel Kesehatan | via NewsMaxHealth 

 

  1. Membantu meningkatkan kesuburan
  2. Menjaga kadar gula dalam darah
  3. Mencegah batu empedu
  4. Mengurangi depresi
  5. Meningkatkan daya ingat pada otak
  6. Menjaga tingkat kolesterol dalam darah
  7. Menurunkan risiko penyakit jantung
  8. Meningkatkan daya tahan tubuh
  9. Perlindungan dari penyakit kanker
  10. Menurunkan berat badan

 

  1. Cuci bersih dalam air mengalir sampai semua kotoran hilang lalu tiriskan
  2. Untuk kacang yang sudah dalam keadaan kering, rendam dalam air selama 8 jam, bilas dengan air bersih lalu tiriskan sebelum dimasak.
  3. Tips mengurangi busa pada saat memasak kacang dapat dilakukan dengan menambahkan satu sendok makan mentega atau minyak.
  4. Didihkan kacang dengan lembut sehingga kulit kacang tidak pecah saat dimasak.
  5. Untuk membuat kacang tetap lembut, cobalah menambahkan garam setelah kacang dimasak.
  6. Untuk menambah rasa, tambahkan thyme, bawang putih, atau peterseli saat dimasak.

 

1. Merendam kacang sebelum dimasak.

Kacang yang akan dimasak perlu direndam dalam air dengan suhu ruang. Sebelum direndam, pilih kacang yang bersih. Merendam kacang bisa dilakukan dengan beberapa metode, tergantung berapa lama waktu yang dipunya untuk memasaknya:

  • Rendaman ringan: Rendam 0,5 kg kacang kering dengan 10 cangkir air dalam panci. Tutup dan dinginkan dalam lemari es semalaman selama 6-8 jam.
  • Rendaman panas: Didihkan 10 cangkir air dalam panci. Masukkan 0,5 kg kacang kering. Angkat lalu tutup rapat lalu diamkan dalam suhu ruang selama 2-3 jam.
  • Rendaman cepat: Didihkan 10 cangkir air dalam panci. Masukkan 0,5 kg kacang kering dan biarkan selama 2-3 menit. Angkat dan tutup rapat panci berisi kacang, diamkan selama 1 jam dalam suhu ruang.
  • Rendaman bebas gas: Masukkan 0,5 kg kacang kering ke dalam panci berisi 10 cangkir air mendidih. Didihkan selama 2-3 menit. Angkat, tutup dan diamkan semalaman. Esok harinya, 75-90 persen gula yang tak dapat dicerna, yang menghasilkan gas, akan terendam dalam air.

2.       Memasak Kacang

Setelah merendam kacang, bilas kacang dan masukkan dalam panci. Tutup panci dengan air tiga kali lebih banyak dari jumlah kacang yang akan dimasak. Masukkan bumbu yang diinginkan, lalu didihkan. Kecilkan api sambil panaskan perlahan, buka tutup panci dan aduk berkala hingga kacang melunak. Waktu memasak tergantung tipe kacang, tapi sebaiknya periksa masakan setelah 45 menit. Pastikan kacang terendam air saat dimasak, jika tidak tambahkan lagi air panas.

3.       Menikmati kacang

Tambahkan kacang dalam sup, salad atau sebagai taburan. Menjadikan kacang sebagai camilan lebih menyehatkan daripada mengudap keripik atau biskuit.

 

(untuk melihat resep lengkap, KLIK judul resep atau gambar menu)

1. BROWNIS KUKUS KACANG HIJAU

 

2. CAKE KUKUS KACANG HIJAU & KEJU

 

3. DAGING KACANG MERAH

 

4. SALAD KACANG MERAH

 

5. SALAD CUMI SAYURAN SAUS KACANG

 

6. PUDING ROTI ALMOND APEL

 

Follow kami di google+ dan dapatkan voucher belanja GRATIS bagi Anda yang beruntung setiap minggu nya

 


Info Sehat Lainnya