Login Form

Lupa Password?
Logo Super Indo

Jenis-jenis dan Manfaat Ikan sebagai Sebagai Sumber Gizi Nasional

Ikan merupakan bahan pangan dengan kandungan protein tinggi yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia, karena sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi perikanan yang perlu dimanfaatkan secara optimal dan lestari.

HEADER IKAN 2.jpg

Ikan laut yang umum di konsumsi: (*tersedia di Super Indo)

  1. Ayam-ayaman*
  2. Baronang*
  3. Ekor Kuning*
  4. Layur*
  5. Tuna*
  6. Kakap*
  7. Kambing-kambing
  8. Kerapu*
  9. Kue*
  10. Marlin/Layaran
  11. Pari*
  12. Tenggiri*
  13. Teri*
  14. Tongkol*
  15. Bandeng*
  16. Bawal*
  17. Sebelah*
  18. Pisang-pisang*
  19. Selar*
  20. Terisi*

Ikan air tawar yang umum di konsumsi: (*tersedia di Super Indo)

  1. Baung
  2. Bawal*
  3. Belut
  4. Gabus*
  5. Gurame*
  6. Lele*
  7. Emas*
  8. Mujair*
  9. Nila*
  10. Nilem
  11. Patin*
  12. Sepat
  13. Tawes

HEADER IKAN 3.jpg

* Asma
Anak yang mengonsumsi ikan, lebih kecil kemungkinannya dalam mengembangkan penyakit asma.

* Otak dan mata

Berkat kandungan asam lemak omega-3 yang terkandung di dalamnya, ikan dapat memberikan manfaat kesehatan manfaat kesehatan pada jaringan otak dan pada retina mata.

* Kanker

Asam lemak omega-3 pada ikan dapat mengurangi risiko berbagai macam jenis penyakit kanker sebanyak 30 hingga 50 persen, terutama kanker rongga mulut, kerongkongan, usus besar, payudara, dan prostat.

* Penyakit Kardiovaskular

Mengonsumsi ikan setidaknya setiap minggu sekali dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke dengan mengurangi pembekuan darah dan peradangan, meningkatkan elastisitas pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar lemak darah, dan meningkatkatan kadar kolesterol ‘baik’

* Demensia

Orang tua yang mengonsumsi ikan atau makanan laut setidaknya sekali dalam seminggu memiliki kemungkinan risiko yang lebih rendah untuk menderita demensia, termasuk penyakit Alzheimer.

* Depresi

Orang yang mengonsumsi ikan secara teratur memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk mengalami depresi. Hal ini karena depresi telah dikaitkan dengan rendahnya tingkat asam lemak omega-3 di otak.

* Diabetes

Mengonsumsi ikan juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah pada orang yang menderita penyakit diabetes.

* Penglihatan

Bayi yang disusui oleh ibu yang mengonsumsi ikan secara rutin diketahui mempunyai penglihatan yang lebih baik. Hal ini mungkin karena asam lemak omega-3 yang ditransmisikan dalam ASI.

* Peradangan

Mengonsumsi ikan secara teratur dapat meringankan gejala rheumatoid arthritis, psoriasis, dan penyakit autoimun.

* Prematuritas

Makan ikan secara teratur selama kehamilan dapat membantu mengurangi risiko melahirkan bayi prematur.

HEADER IKAN 4.jpg

Ikan termasuk makanan yang rendah lemak, tinggi protein dan merupakan sumber asam lemak omega 3 (lemak baik).

Kandungan gizi berbagai jenis ikan per 100 gram diantaranya sebagai berikut :

*  Ikan Salmon

  • Kalori                   : 116
  • Protein (gr)          : 19.9
  • Lemak (gr)           : 3.45
  • Kolesterol (mg)    : 52
  • Zat besi (mg)       : 0.77

*  Ikan Tengiri

  • Kalori                    : 112
  • Protein (gr)           : 21.4
  • Lemak (gr)           : 2.3
  • Kolesterol (mg)    : 33
  • Zat besi (mg)      : 0.9

*  Ikan Tongkol

  • Kalori                     : 111
  • Protein (gr)            : 24
  • Lemak (gr)             : 1
  • Kolesterol (mg)      : 46
  • Zat besi (mg)         : 0.7

*  Ikan Kakap

  • Kalori                    : 111
  • Protein (gr)           : 24
  • Lemak (gr)            : 1
  • Kolesterol (mg)     : 46
  • Zat besi (mg)        : 0.7

*  Ikan Kembung

  • Kalori                    : 112
  • Protein (gr)           : 21.4
  • Lemak (gr)            : 2.3
  • Kolesterol (mg)     : 33
  • Zat besi (mg)         : 0.9

*  Ikan Bawal

  • Kalori                      : 84
  • Protein (gr)             : 18.2
  • Lemak (gr)              : 0.7
  • Kolesterol (mg)      : 44
  • Zat besi (mg)         : 0.4

*  Ikan Bandeng

  • Kalori                      : 84
  • Protein (gr)             : 14.8
  • Lemak (gr)              : 2.3
  • Kolesterol (mg)       : 58
  • Zat besi (mg)          : 0.3

*  Ikan Kue

  • Kalori                      : 74
  • Protein (gr)             : 13
  • Lemak (gr)              : 2
  • Kolesterol (mg)      : 50
  • Zat besi (mg)          : 0.3

*  Ikan Emas

  • Kalori                       : 130
  • Protein (gr)              : 18.3
  • Lemak (gr)               : 5.8
  • Kolesterol (mg)       : 67
  • Zat besi (mg)          : 1.3

*  Ikan Lele

  • Kalori                      : 84
  • Protein (gr)             : 14.8
  • Lemak (gr)              : 2.3
  • Kolesterol (mg)      : 58
  • Zat besi (mg)          : 0.3

*  Ikan Mujair

  • Kalori                      : 84
  • Protein (gr)             : 18.2
  • Lemak (gr)              : 0.7
  • Kolesterol (mg)       : 44
  • Zat besi (mg)          : 0.4

HEADER IKAN 5.jpg

* Warna kulit terang dan cerah.

* Daging ikan bila ditekan terasa kenyal.

* Mata jernih menonjol dan cembung*.

* Sisik ikan segar masih kuat melekat kuat dan mengkilat, sisik masih utuh tidak banyak yang lepas.

* Insang berwarna merah.

* Sirip kuat.

* Kulit dan daging ikan tidak mudah robek, terutama pada bagian perut. Dan tidak berbau busuk.

*Untuk warna mata, tekstur dan warna ikan, tergantung pada jenis ikan

HEADER IKAN 6.jpg

* Cuci bersih ikan dengan air dingin yang mengalir.

* Bersihkan sisik, sirip dan potong bagian ekor ikan.

* Belah bagian perut dan keluarkan semua isi perut ikan. Lakukan dengan hati-hati agar empedu ikan tidak pecah di dalam.

* Cuci ikan di bawah air mengalir, dan bersihkan pula bagian insangnya.

* Siram ikan dengan cuka atau air perasan jeruk nipis. Diamkan sebentar dan bilas kembali.

* Tiriskan ikan dan simpan di dalam plastik yang tertutup rapat sebelum dimasukkan ke dalam freezer.

Dengan demikian, ikan akan bertahan setidaknya seminggu sebelum diolah. Hindari menyimpan ikan terlalu lama karena es akan membuat rasanya menjadi hambar.

HEADER IKAN 7.jpg

* Amankan ikan dengan pembungkus plastik (plastic wrap) dan simpan di dalam lemari es, sebaiknya setelah membeli ikan, SIS langsung mengolahnya.

* Jika SIS ingin menyimpannya di dalam freezer, tidak boleh disimpan lebih dari 6 bulan.

* Untuk melelehkan ikan yang sudah beku, cukup hanya meletakan ikan pada suhu dingin.

* Jangan pernah mendinginkan ulang ikan yang sudah pernah didinginkan

Jika SIS ingin memasaknya, olahlah ikan tersebut, dan cucilah tangan SIS, talenan dan peralatan dapur dengan sabun, bilas hingga bersih.

HEADER IKAN 8.jpg

Untuk melihat resep lengkap silakan KLIK gambar atau judul resep

1. RESEP BOLA-BOLA IKAN

2. KROKET IKAN ASAM PEDAS

3. SUP IKAN BEREMPAH

4. SATE LILIT IKAN

5. PANGSIT GORENG TUNA MAYO

6. GURAME BUMBU ACAR

7. SATE GEMBOLO

Preview

Jenis-jenis dan Manfaat Ikan sebagai Sebagai Sumber Gizi Nasional

Ikan merupakan bahan pangan dengan kandungan protein tinggi yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia, karena sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi perikanan yang perlu dimanfaatkan secara optimal dan lestari.

HEADER IKAN 2.jpg

Ikan laut yang umum di konsumsi: (*tersedia di Super Indo)

  1. Ayam-ayaman*
  2. Baronang*
  3. Ekor Kuning*
  4. Layur*
  5. Tuna*
  6. Kakap*
  7. Kambing-kambing
  8. Kerapu*
  9. Kue*
  10. Marlin/Layaran
  11. Pari*
  12. Tenggiri*
  13. Teri*
  14. Tongkol*
  15. Bandeng*
  16. Bawal*
  17. Sebelah*
  18. Pisang-pisang*
  19. Selar*
  20. Terisi*

Ikan air tawar yang umum di konsumsi: (*tersedia di Super Indo)

  1. Baung
  2. Bawal*
  3. Belut
  4. Gabus*
  5. Gurame*
  6. Lele*
  7. Emas*
  8. Mujair*
  9. Nila*
  10. Nilem
  11. Patin*
  12. Sepat
  13. Tawes

HEADER IKAN 3.jpg

* Asma
Anak yang mengonsumsi ikan, lebih kecil kemungkinannya dalam mengembangkan penyakit asma.

* Otak dan mata

Berkat kandungan asam lemak omega-3 yang terkandung di dalamnya, ikan dapat memberikan manfaat kesehatan manfaat kesehatan pada jaringan otak dan pada retina mata.

* Kanker

Asam lemak omega-3 pada ikan dapat mengurangi risiko berbagai macam jenis penyakit kanker sebanyak 30 hingga 50 persen, terutama kanker rongga mulut, kerongkongan, usus besar, payudara, dan prostat.

* Penyakit Kardiovaskular

Mengonsumsi ikan setidaknya setiap minggu sekali dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke dengan mengurangi pembekuan darah dan peradangan, meningkatkan elastisitas pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar lemak darah, dan meningkatkatan kadar kolesterol ‘baik’

* Demensia

Orang tua yang mengonsumsi ikan atau makanan laut setidaknya sekali dalam seminggu memiliki kemungkinan risiko yang lebih rendah untuk menderita demensia, termasuk penyakit Alzheimer.

* Depresi

Orang yang mengonsumsi ikan secara teratur memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk mengalami depresi. Hal ini karena depresi telah dikaitkan dengan rendahnya tingkat asam lemak omega-3 di otak.

* Diabetes

Mengonsumsi ikan juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah pada orang yang menderita penyakit diabetes.

* Penglihatan

Bayi yang disusui oleh ibu yang mengonsumsi ikan secara rutin diketahui mempunyai penglihatan yang lebih baik. Hal ini mungkin karena asam lemak omega-3 yang ditransmisikan dalam ASI.

* Peradangan

Mengonsumsi ikan secara teratur dapat meringankan gejala rheumatoid arthritis, psoriasis, dan penyakit autoimun.

* Prematuritas

Makan ikan secara teratur selama kehamilan dapat membantu mengurangi risiko melahirkan bayi prematur.

HEADER IKAN 4.jpg

Ikan termasuk makanan yang rendah lemak, tinggi protein dan merupakan sumber asam lemak omega 3 (lemak baik).

Kandungan gizi berbagai jenis ikan per 100 gram diantaranya sebagai berikut :

*  Ikan Salmon

  • Kalori                   : 116
  • Protein (gr)          : 19.9
  • Lemak (gr)           : 3.45
  • Kolesterol (mg)    : 52
  • Zat besi (mg)       : 0.77

*  Ikan Tengiri

  • Kalori                    : 112
  • Protein (gr)           : 21.4
  • Lemak (gr)           : 2.3
  • Kolesterol (mg)    : 33
  • Zat besi (mg)      : 0.9

*  Ikan Tongkol

  • Kalori                     : 111
  • Protein (gr)            : 24
  • Lemak (gr)             : 1
  • Kolesterol (mg)      : 46
  • Zat besi (mg)         : 0.7

*  Ikan Kakap

  • Kalori                    : 111
  • Protein (gr)           : 24
  • Lemak (gr)            : 1
  • Kolesterol (mg)     : 46
  • Zat besi (mg)        : 0.7

*  Ikan Kembung

  • Kalori                    : 112
  • Protein (gr)           : 21.4
  • Lemak (gr)            : 2.3
  • Kolesterol (mg)     : 33
  • Zat besi (mg)         : 0.9

*  Ikan Bawal

  • Kalori                      : 84
  • Protein (gr)             : 18.2
  • Lemak (gr)              : 0.7
  • Kolesterol (mg)      : 44
  • Zat besi (mg)         : 0.4

*  Ikan Bandeng

  • Kalori                      : 84
  • Protein (gr)             : 14.8
  • Lemak (gr)              : 2.3
  • Kolesterol (mg)       : 58
  • Zat besi (mg)          : 0.3

*  Ikan Kue

  • Kalori                      : 74
  • Protein (gr)             : 13
  • Lemak (gr)              : 2
  • Kolesterol (mg)      : 50
  • Zat besi (mg)          : 0.3

*  Ikan Emas

  • Kalori                       : 130
  • Protein (gr)              : 18.3
  • Lemak (gr)               : 5.8
  • Kolesterol (mg)       : 67
  • Zat besi (mg)          : 1.3

*  Ikan Lele

  • Kalori                      : 84
  • Protein (gr)             : 14.8
  • Lemak (gr)              : 2.3
  • Kolesterol (mg)      : 58
  • Zat besi (mg)          : 0.3

*  Ikan Mujair

  • Kalori                      : 84
  • Protein (gr)             : 18.2
  • Lemak (gr)              : 0.7
  • Kolesterol (mg)       : 44
  • Zat besi (mg)          : 0.4

HEADER IKAN 5.jpg

* Warna kulit terang dan cerah.

* Daging ikan bila ditekan terasa kenyal.

* Mata jernih menonjol dan cembung*.

* Sisik ikan segar masih kuat melekat kuat dan mengkilat, sisik masih utuh tidak banyak yang lepas.

* Insang berwarna merah.

* Sirip kuat.

* Kulit dan daging ikan tidak mudah robek, terutama pada bagian perut. Dan tidak berbau busuk.

*Untuk warna mata, tekstur dan warna ikan, tergantung pada jenis ikan

HEADER IKAN 6.jpg

* Cuci bersih ikan dengan air dingin yang mengalir.

* Bersihkan sisik, sirip dan potong bagian ekor ikan.

* Belah bagian perut dan keluarkan semua isi perut ikan. Lakukan dengan hati-hati agar empedu ikan tidak pecah di dalam.

* Cuci ikan di bawah air mengalir, dan bersihkan pula bagian insangnya.

* Siram ikan dengan cuka atau air perasan jeruk nipis. Diamkan sebentar dan bilas kembali.

* Tiriskan ikan dan simpan di dalam plastik yang tertutup rapat sebelum dimasukkan ke dalam freezer.

Dengan demikian, ikan akan bertahan setidaknya seminggu sebelum diolah. Hindari menyimpan ikan terlalu lama karena es akan membuat rasanya menjadi hambar.

HEADER IKAN 7.jpg

* Amankan ikan dengan pembungkus plastik (plastic wrap) dan simpan di dalam lemari es, sebaiknya setelah membeli ikan, SIS langsung mengolahnya.

* Jika SIS ingin menyimpannya di dalam freezer, tidak boleh disimpan lebih dari 6 bulan.

* Untuk melelehkan ikan yang sudah beku, cukup hanya meletakan ikan pada suhu dingin.

* Jangan pernah mendinginkan ulang ikan yang sudah pernah didinginkan

Jika SIS ingin memasaknya, olahlah ikan tersebut, dan cucilah tangan SIS, talenan dan peralatan dapur dengan sabun, bilas hingga bersih.

HEADER IKAN 8.jpg

Untuk melihat resep lengkap silakan KLIK gambar atau judul resep

1. RESEP BOLA-BOLA IKAN

2. KROKET IKAN ASAM PEDAS

3. SUP IKAN BEREMPAH

4. SATE LILIT IKAN

5. PANGSIT GORENG TUNA MAYO

6. GURAME BUMBU ACAR

7. SATE GEMBOLO


Info Sehat Lainnya